Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Anak. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Agustus 2016

Snack Bikini atau Bihun Bikini Yang Membahayakan Kesehatan Anak



Snack Bikini atau Bihun Bikini Sudah Tersebar di 19 Kota Indonesia


Mie Bikini, cemilan untuk anak-anak dengan yang dikenal dengan nama Snack Bihun Kekinian atau disingkat Snack Bikini alias Bihun Bikini, telah merambah di 19 kabupaten/kota di Indonesia.

Untuk Kesehatan Anak dan Berdasarkan lansiran dari laman indopos (Fajar grup), berikut 19 kabupaten/kota yang telah tersebar Mie Bikini: Malang, Surabaya, Serang, Bali, Jakarta, Jambi, Depok, Sukabumi, Lampung, Jogjakarta, Bekasi, Cirebon, Purwokerto, Madiun, Pekanbaru, Medan, bahkan hingga Aceh.

Mie Bikini terindikasi kuat mampu merusak otak anak. Gaya berfikir, dan memacu adrenalin anak kepada hal negatif. Hal ini karena namanya yang berbau p0rnografi, yang tidak pantas dijadikan sebagai nama produk makanan. Selain itu, gambar Bihun Bikini yang menggunakan wanita berbiikini.

Direktur Eksekutif Jaringan Anak Nusantara Nanang Djamaludin, angkat suara terkait beredarnya makanan ringan Snack Bikini yang menjurus ke arah p0nografi tersebut. Menurut Nanang, peredaran makanan ringan tak mendidik itu adalah siasat yang digunakan oleh pelaku jaringan industri p0rnografi.

Nanang menambahkan, bisnis tersebut cukup menggiurkan dilihat dari segi keuntungan selain narkoba. Pembuat snack Bihun Kekinian diduga ingin membangun perpustakaan p0rno di otak anak Indonesia sejak kecil melalui hal yang disukai anak-anak seperti makanan ringan yang tengah heboh ini.

”Kami berharap supaya pemilik bisnis makanan ringan Bihun Kekinian segara ditangkap dan diadili supaya tidak membuat otak anak-anak rusak karena snack yang tidak mendidik tersebut,” katanya.

Senin, 27 Juni 2016

Cara Membedakan Vaksin Asli dan Palsu



Awasai Penyebaran Vaksin Palsu Yang Sangat Membahayakan


Direktur Tindak Pidana Khusus Bareskrim Polri Brigjen Agung Setya menatakan, ada perbedaan fisik pada botol vaksin bayi palsu. Cara ini bisa dilakukan untuk membedakan mana vaksin yang palsu dan asli.

”Jika itu vaksin palsu, maka penutup karet warnanya tampak lebih suram daripada yang asli,” kata Agung di Mabes Polri, Jakarta, Senin (27/6).

Selain itu, botol yang digunakan sebagai wadah vaksin palsu tidak rapi, karena yang digunakan adalah botol bekas, yang sudah dibuang rumah sakit.

Untuk membedakan vaksin palsu atau asli, para orang tua harus lebih jeli. Sebab kata Agung, vaksin palsu tidak bisa diidentifikasi melalui kasat mata. Vaksin palsu akan terasa setelah objeknya mengalami sakit.

Baru nanti setelah ada kuman yang menyerang, baru tampak dia terserang vaksin palsu,” papar Agung.

Sabtu, 28 November 2015

Bahayanya Kompres Balita Pakai Air Es atau Alkohol


Hilangkan Kebiasaan Kompres Balita Pakai Air Es atau Alkohol


Kebiasaan mengompres balita atau bayi dengan air es atau alkohol jika mereka sedang demam panas, sebaiknya segera ditinggalkan. Itu memang kebiasaan yang kerap dilakukan oleh orang tua jaman dahulu, namun telah dikoreksi oleh ilmu medis saat ini karena menyimpan bahaya untuk anak.

Mengompres bayi atau balita yang sedang panas demam, sebaiknya memakai waslap yang telah dicelupkan dalam air hangat, demikian ditegaskan kembali oleh Koordinator Instalasi Gawat Darurat Brawijaya Children and Women Hospital, dr Dita Elvina seperti dilansir laman Liputan6.

Penjelasannya adalah demikian: saat bayi atau balita sedang demam panas dan Anda mengompresnya dengan air es, maka pori-pori di permukaan kulit akan menutup. Pembuluh darah pun akan mengecil sehingga tidak terjadi evaporasi atau penguapan. Akibatnya suhu tubuh malah sulit turun.

Kompres Anak - Jika mengompres dengan alkohol, dikhawatirkan terjadi inhalasi yakni uap alkohol akan terhirup oleh balita. Hasilnya balita bisa makin lemas, bahkan kondisi parahnya dapat terjadi hipoglikemia atau turunnya kadar gula dalam darah.


Berbeda jika mengompres dengan air hangat, maka pori kulit akan terbuka. Pembuluh darah pun terbuka lebih lebar dan mengalir lebih lancar yang berakibat suhu tubuh jadi lebih mudah turun.

    “Sementara air hangat membuat pembuluh darah anak melebar, sehingga panas dari dalam tubuh akan menguap,” jelas sang dokter.

Kompres balita di bagian lipatan ketiak, juga usap waslap di bagian punggungnya agar lebih mudah turun suhu tubuhnya.

Senin, 12 Oktober 2015

3 Faktor Yang Menyebabkannya Penyakit Lupus


Waspadai Penyakit Lupus Yang Sangat Berbahaya


Info Kesehatan Keluarga dan Tidak memandang status sosial, penyakit lupus bisa menjangkit siapa saja. Yang baru-baru ini terkuak adalah penyanyi cantik Selena Gomez yang ternyata juga terserang lupus dan harus meninggalkan kegiatannya di dunia hiburan selama beberapa waktu untuk menjalani pengobatan.

Jadi apa sebenarnya pemicu atau penyebab penyakit lupus? Beberapa dugaan dari ahli medis tentang penyakit yang tergolong kronis itu dapat kita simak seperti berikut, dilansir oleh laman Medical News Today:

  • Hormon

Jika ditilik dari sebagian besar penderita lupus yang merupakan wanita (90 persen), maka ada dugaan tentang pengaruh hormon yang memicunya. Ilmuwan menduga esterogen jadi salah satu kambing hitam dari lupus. Hormon esterogen memang dominan dimiliki wanita, dan membuat kaum hawa punya sistem kekebalan tubuh yang lebih besar dibanding pria.

  • Keturunan/genetik

Para ahli memang baru menduga hal ini, dan belum ada hubungan jelas tentang lupus dan gen. Namun beberapa kasus memperlihatkan adanya risiko hingga 20 kali lipat jika seseorang penderita lupus menurunkannya pada anak keturunannya. Etnis tertentu juga terbukti lebih banyak menderita lupus, seperti Afrika, Asia, Hispanik, polinesia, juga indian.

  • Lingkungan

Bahan kimia serta virus yang banyak terdapat di lingkungan tertentu, menurut lupus Foundation of America, bisa memicu munculnya penyakit tersebut.

Meskipun masih dugaan, namun penyebab penyakit lupus di atas dapat Anda hindari atau jauhi demi kesehatan seluruh keluarga.